Cara Meningkatkan Minat Membaca
Kegiatan membaca dapat terlaksana apabila terdapat minat pada diri seseorang. Minat membaca menurut Rahim (2008: 28) adalah suatu keinginan yang kuat disertai dengan usaha untuk membaca. Membaca merupakan bagian terpenting dalam peningkatan kualitas pendidikan yang lebih baik lagi, meningkatnya minat baca tentu akan berpengaruh terhadap sumber daya manusia. Dengan membaca tentunya akan banyak informasi dan pengetahuan yang diperoleh untuk menambah wawasan. Selain untuk menambahkan wawasan dan pengetahuan, kegiatan membaca banyak sekali memberikan manfaat bagi pembacanya yaitu dapat meningkatkan kemampuan kognitif, melatih komunikasi dan juga melatih daya pikir, daya tangkap dan daya ingat. Oleh karena itu maka perlu dilakukannya peningkatan terhadap minat baca terutama di kalangan pelajar.
Kebiasaan membaca perlu dilatih bahkan sejak anak masih berusia dini, tentunya hal itu dapat dilakukan oleh para orang tua di rumah sebelum anak memasuki usia sekolah. Dan saat anak sudah mulai sekolah baik SD, SMP, SMA, dan perguruan tinggi maka para guru di sekolah lah yang bertanggung jawab untuk terus melatih kebiasaan membaca setiap peserta didik. Tanpa kebiasaan membaca, maka para peserta didik akan kesulitan dalam memahami dan menguasai ilmu pengetahuan yang notabennya terdapat di dalam buku. Kebiasaan membaca dan penguasaan Iptek bagaikan dua sisi mata uang yang tidak dapat dipisahkan.
Guru dan Orang tua memiliki peranan penting terhadap upaya meningkatkan minat baca, Berikut merupakan beberapa strategi yang dapat diterapkan oleh guru maupun orang tua untuk meningkatkan minat ataupun kegemaran membaca pada pelajar : Pertama, Biarkan mereka memilih buku bacaan yang diminatinya. Hal ini tentunya menjadi awal yang baik, karena setiap anak khususnya remaja tidak suka terhadap paksaan. Selama bahan buku bacaan itu adalah hal-hal positif, guru dapat membiarkan siswa tersebut memilih buku bacaan yang diminatinya. Kedua, Membuat program literasi. Agar siswa menjadi semangat, adakan program literasi untuk meningkatkan kemampuan membaca pada siswa. Hal ini dapat dilakukan minimal seminggu sekali. Untuk penerapannya agar menjadi lebih menarik dapat diberikan apresiasi kepada siswa yang rajin membaca. Ketiga, Menciptakan suasana membaca yang menyenangkan. Hal ini dapat dilakukan dengan mengandalkan kreatifitas dari para guru. misalnya saja di perpustakaan, guru dapat menghiasi atau memberikan suasana perpustakaan yang asik atau indah dipandang agar siswa menyukai tempat tersebut. Jika pelaksanaanya di kelas, guru dapat menciptakan suasana baru yang lebih menyenangkan ataupun mengajak para siswa membaca di luar kelas agar tidak bosan. namun suasana harus tetap tenang dan nyaman. Keempat, Berikan edukasi tentang manfaat membaca. Seorang siswa akan lebih giat membaca jika ia mendapat pengetahuan mengenai manfaat yang akan di rasakan ketika ia rajin membaca. peran guru sangat dibutuhkan disini untuk dapat memberikan edukasi tentang manfat membaca. Kelima, Memperhatikan cara membaca. Bapak atau ibu guru bisa membimbing siswanya untuk mengetahui kemampuan dalam membaca pada diri siswa itu sendiri, hal ini agar kegiatan membaca menjadi lebih efisien dan siswa merasa dan mendapat dukungan serta respon yang bagus baik nyaman. Hal ini karena setiap siswa pasti memiliki dari guru maupun orang tuanya. Hal ini juga dapat kemampuan membaca yang berbeda-beda. Ada yang menumbuhkan keinginan pada siswa yang tadinya malas lebih fokus ketika membaca nyaring, ada juga yang membaca untuk mulai menggandrungi dunia membaca lebih fokus membaca dalam hati, ada anak yang lebih karena termotivasi atas respon positif yang didapat oleh nyamanm saat membaca di tempat yang hening, dan anak yang gemar membaca. Ketujuh, Berikan arahan ada juga yang merasa lebih santai ketika membaca di terhadap penggunaan HP. Para orang tua maupun tempat ramai. Keenam, Berikan Apresiasi. Pihak sekolah guru dapat mengarahkan anak untuk pandai dalam maupun orang tua bisa memberikan sebuah hadiah menggunakan smartphone. tuntun anak agar membaca kecil kepada anak yang gemar membaca sebagai sebuah buku-buku digital, membaca berita-berita terkini di bentuk apresiasi. Hal ini perlu dilakukan agar anak media sosial, dan menajikan smartphone sebagai merasa bahwa membaca adalah sebuah hal yang positif sarana pembelajaran yang tidak membosankan.
