Lagu Anak-Anak sebagai Media Persuasif untuk Mempengaruhi Perilaku Positif Anak Usia Dini
Perilaku positif anak usia dini mengacu pada tingkah laku, sikap, dan tindakan anak-anak yang dianggap baik, sehat, dan mendukung perkembangan mereka. Perilaku positif anak usia dini mencakup berbagai aspek, termasuk kemampuan sosial, emosional, kognitif, dan fisik. Dalam aspek kemampuan sosial, anak-anak yang menunjukkan perilaku positif dapat berinteraksi dengan teman sebayanya dan orang dewasa dengan baik. Mereka mampu berbagi, bekerja sama, dan menghormati perasaan orang lain. Sedangkan pada aspek emosional yang sehat, anak-anak yang memiliki perilaku positif dapat mengelola emosinya dengan baik. Mereka bisa mengidentifikasi dan mengungkapkan perasaan dengan cara yang sesuai, seperti berbicara tentang kebahagiaan, kesedihan, atau kecemasan (Wahyuni, 2023).
Perilaku positif dalam hal fisik mencakup pola makan sehat, tidur yang cukup, dan partisipasi dalam aktivitas fisik yang sesuai dengan usia. Anak-anak yang aktif fisik biasanya memiliki pertumbuhan dan perkembangan yang baik. Anak-anak yang menunjukkan perilaku positif mampu melakukan tugas-tugas dasar secara mandiri, seperti makan sendiri, berpakaian, dan membersihkan diri. Mereka juga mampu mengikuti instruksi dengan baik. Perilaku positif pada anak usia dini tidak hanya penting untuk pertumbuhan dan perkembangan pribadi anak, tetapi juga memberikan dasar yang kuat untuk pembelajaran selanjutnya dan membangun hubungan yang sehat dengan orang lain Oleh karena itu, guru memiliki peran penting dalam membimbing anak-anak agar mereka mengembangkan perilaku positif sejak dini (Trianto, 2016).
Pendidikan anak usia dini memegang peranan yang sangat penting dalam membentuk karakter, kepribadian, dan perilaku anak. Anak-anak pada kelompok B2 TK Tunas Harapan Tangkil Sragen merupakan individu yang sedang berada dalam fase perkembangan yang sangat penting. Oleh karena itu, lingkungan dan media yang mereka temui di sekitarnya memainkan peran vital dalam membentuk pola pikir dan perilaku mereka. Salah satu media yang sering digunakan dalam pendidikan anak-anak adalah lagu anak-anak. Lagu anak-anak bukan hanya sekadar hiburan semata, melainkan juga merupakan alat yang efektif dalam mempengaruhi perilaku positif anak-anak. Melalui lirik yang sederhana dan melodi yang mudah diingat, lagu anak-anak mampu menyampaikan pesan-pesan moral, etika, dan nilai- nilai positif dengan cara yang menyenangkan. Oleh karena itu, penggunaan lagu anak-anak sebagai media persuasif memiliki potensi besar dalam membentuk karakter dan perilaku anak-anak (Pratama, 2023).
Lagu anak-anak sebagai media persuasif adalah pendekatan yang menggunakan lagu-lagu yang didesain khusus untuk anak-anak sebagai alat untuk mempengaruhi perilaku positif mereka. Lagu anak- anak memiliki daya tarik tersendiri karena melibatkan unsur musik, ritme, lirik yang sederhana, serta kadang- kadang dilengkapi dengan gerakan atau tarian yang menarik perhatian anak-anak. Dalam konteks pendidikan anak-anak, lagu-lagu ini dapat digunakan untuk menyampaikan pesan moral, etika, dan nilai-nilai positif secara menyenangkan dan interaktif (Lickona, 2021).
Terdapat beberapa cara lagu anak-anak digunakan sebagai media persuasif untuk mempengaruhi perilaku positif anak: (1) Mengajarkan nilai-nilai positif. Lagu anak-anak seringkali mengandung pesan moral dan nilai- nilai positif seperti kejujuran, persahabatan, kerjasama, dan kepedulian terhadap lingkungan. Melalui lirik-lirik yang mudah diingat, anak-anak dapat belajar mengenai nilai-nilai ini dengan cara yang menyenangkan. (2) Mengajarkan keterampilan sosial. Lagu-lagu anak-anak seringkali mencakup unsur-unsur interaksi sosial, seperti cara berbicara dengan sopan, berbagi, dan merasa empati terhadap perasaan orang lain. Melalui lagu- lagu ini, anak-anak dapat belajar keterampilan sosial yang penting. (3) Membentuk kebiasaan sehat. Lagu- lagu anak-anak juga dapat mengajarkan anak-anak mengenai kebersihan, kesehatan, dan pola hidup sehat. Misalnya, lagu tentang mencuci tangan atau menyikat gigi dapat membantu membentuk kebiasaan-kebiasaan sehat ini. (4) Merangsang kreativitas dan imajinasi. Lagu-lagu anak-anak sering kali memiliki lirik dan cerita yang mengandung unsur fantasi dan imajinasi. Hal ini dapat merangsang kreativitas anak-anak, membantu mereka mengembangkan imajinasi, serta meningkatkan kemampuan berpikir kreatif. Dengan menggunakan lagu anak-anak sebagai media persuasif, pendidik dan orang tua dapat menciptakan pengalaman pembelajaran yang positif dan menyenangkan bagi anak-anak. Melalui lagu- lagu ini, nilai-nilai positif dan keterampilan sosial dapat diajarkan kepada anak-anak dengan cara yang menarik dan interaktif, membantu mereka membentuk perilaku positif sejak usia dini.
Berdasarkan hasil pengamatan penggunaan lagu anak-anak di TK Tunas Harapan Tangkil Sragen telah membantu mereka memahami nilai-nilai positif seperti kejujuran, persahabatan, dan kerjasama dengan lebih baik. Mereka dapat mengidentifikasi pesan-pesan moral melalui lirik lagu dengan lebih mudah. Selain itu, anak- anak menunjukkan peningkatan dalam keterampilan sosial mereka, termasuk kemampuan berbagi, merasa empati, dan berkomunikasi dengan lebih baik setelah terpapar pada lagu-lagu anak-anak yang mengajarkan keterampilan sosial tersebut. Lagu-lagu tentang kebersihan diri, kesehatan, dan pola makan sehat telah membantu membentuk kebiasaan-kebiasaan sehat di antara anak-anak. Mereka menjadi lebih sadar akan pentingnya mencuci tangan, menyikat gigi, dan menjaga pola makan yang sehat. Berdasarkan hasil studi ini, dapat disimpulkan bahwa lagu anak-anak memainkan peran yang sangat penting dalam membentuk perilaku positif anak-anak kelompok B2 TK Tunas Harapan Tangkil Sragen.
Penggunaan lagu anak-anak sebagai media persuasif telah terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman nilai-nilai positif, keterampilan sosial, pembentukan kebiasaan sehat, serta merangsang kreativitas dan imajinasi anak-anak. Guru-guru dan orang tua perlu memahami potensi besar dari lagu anak-anak sebagai alat pendidikan yang dapat merangsang perkembangan positif anak-anak. Dengan memilih lagu-lagu yang mengandung pesan-pesan moral dan nilai-nilai positif, anak-anak dapat belajar dengan cara yang menyenangkan dan interaktif.
